• ??? ????
  • ??? ????
  • Bertandang ke Rumah Eyang Subur

    Sat,23 March 2013 | 11:34

       

    RUMAH Eyang Subur, yang namanya jadi populer setelah Adi Bing Slamet membuat pengakuan mengejutkan, sebenarnya tak terlalu mewah seperti rumah para pejabat atau pengusaha.

    Kesan mewah muncul lebih karena rumah Eyang Subur berada di antara rumah-rumah sederhana, sehingga terlihat kontras dengan rumah-rumah di sekitarnya.

    Jika kita baru pertama berkunjung ke rumah Eyang Subur yang lokasinya berada di Gang Beringin 3, RT 05 RW 02, Kelurahan Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mungkin akan agak kesulitan karena rumahnya terpendam di antara rumah-rumah sederhana. Lokasinya masuk ke dalam. Rumahnya juga tidak tinggi menjulang hingga mudah diamati dari jauh.

    Kelebihan rumah Eyang Subur hanya dari sisi luas bangunan. Di depan rumah ada garasi mobil yang bangunannya menyatu satu atap dengan rumah. Di depan garasi nampak mushola yang tak terlalu besar.

    Berbeda dengan bentuk pintu pada umunya, pintu rumah Eyang berbentuk seperti huruf U terbalik.

    Menurut penuturan Depe, salah satu keluarganya, rumah Eyang Subur tak pernah dikunci. Rumahnya terbuka untuk siapa saja. Karena saking tebukanya keluarga ini pada orang lain, termasuk tetangga, katanya para pemulung sekitar sering keluar masuk kediamannya untuk sekedar makan di rumah pria usia 70 tahun itu.

    "Paling cuma ditutup doang biar gak kemasukan kecoak, tapi nggak pernah dikunci," kata Depe saat berbincang santai dengan Bintang Online, Jum'at (22/3) malam.

    Jika dilihat sepintas ruangan rumahnya memang terlihat mewah karena lengkap dengan dekorasi dan aksesori mewah. Tapi menurut penuturan Depe, rumah Eyang Subur bagian atasnya terbuat dari rakitan bambu. Ia pun menunjukkan salah satu lubang di bagian pojok rumah.

    Karena takut ambruk, tamu yang berkunjung ke rumah Eyang tak lagi diperbolehkan naik ke lantai atas, tempat Eyang Subur biasa tidur dan beristirahat.

    "Dulu tamu bebas naik-turun ke atas,. Seiring dengan bertambahnya usia Eyang dan takut ambruk, tamu hanya diperbolehkan di bawah sekarang. Di atas hanya untuk keluarga," ucapnya

    Di dalam kamar Eyang terdapat ruang tamu bentuknya menyerupai musholla. Di sana, keluarga Eyang biasa ngumpul bersama sambil nonton TV atau bersantai. Di sana juga ada beberapa properti berbentuk algojo memegang panah, tombak dan kapak.

    (Man/yb)


    Be Social with IYAA

    1/300

    Kirim Komentar

    Coba bilang "IYAA~~~"

    Headline News