• ??? ????
  • ??? ????
  • Melihat Lebih Dekat Ganasnya Demam Berdarah

    Sat,01 June 2013 | 10:26

       

    JEUNG, membahas demam berdarah dengue (DBD), sering kali kita mendengar fase kritis DBD mirip pelana kuda.

    Intinya demam tinggi, lalu turun seolah hendak sembuh padahal setelahnya muncul demam tak kalah tinggi yang membawa maut. Mengapa demikian dan apa yang perlu diketahui soal grafik pelana kuda pembawa petaka ini?

    Tiga FaseMenurut dr. Ardian Ganda (29) DBD, tipe demam bifasik yakni satu penyakit dengan dua episode demam berbeda. Pola demam DBD menyerupai pelana kuda. Artinya, jika suhu tubuh diukur secara berkesinambungan, dijumpai pola tinggi-normal-tinggi. Sesudah melewati masa inkubasi sekitar empat sampai enam hari, suhu tubuh pasien tiba-tiba meninggi.

    "Dapat mencapai 40 derajat Celsius. Suhu tinggi ini bertahan sekitar tiga hari. Memasuki hari keempat dan lima, suhu akan turun. Biasanya kembali ke level 37 derajat Celsius. Turunnya suhu bukan berarti akan sembuh, bahkan makin parah," terang Ardian yang mengajar di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

    Biasanya, ada tiga fase yang harus dilewati pasien.- 10 Fase DemamTerjadi demam tiba-tiba 1 sampai 3 hari diikuti dengan wajah merah, bercak merah pada kulit, nyeri di seluruh tubuh, nyeri otot, nyeri sendi, nyeri belakang kepala, dan nyeri kepala. Bahkan beberapa pasien mengalami nyeri tenggorokan dan mata merah. Gejala lain, sering terjadi mual dan muntah karena reaksi virus yang masuk ke dalam pembuluh darah.

    Ini memicu tubuh bereaksi dengan mengeluarkan sel imun lalu terjadi kebocoran di pembuluh darah. Warning sign pada fase ini meliputi nyeri perut, muntah menetap, perdarahan mukosa, pembengkakan liver 2 cm. Dan jika diperiksa pada laboratorium, terjadi peningkatan hematokrit dan penurunan trombosit yang sangat cepat.

    -10 Fase Kritis"Diawali dengan menurunnya suhu tubuh turun menjadi 37,5 atau 38 derajat Celsius pada hari ketiga sampai hari ketujuh. Kemudian kebocoran plasma berlanjut sampai 24 hingga 48 jam dan dapat mengakibatkan kegagalan fungsi organ. Kegagalan ini membuat konsentrasi sel darah di pembuluh darah meningkat. Lalu terjadi syok hebat," Ardian menjelaskan.

    -10 Fase PenyembuhanBila berhasil melewati fase kritis selama 24 hingga 48 jam, maka terjadi penyerapan kembali cairan ke dalam pembuluh darah dalam waktu 48 sampai 72 jam. Terjadi perbaikan gejala yakni nafsu makan kembali normal, mual muntah berkurang, tekanan darah maupun nadi mulai stabil. Beberapa pasien malah mengalami kemerahan dan gatal-gatal di kulit. "Keadaan itu disusul peningkatan trombosit, sel darah putih dan konsentrasi sel di pembuluh darah yang perlahan stabil," imbuhnya.

    (wyn/adm)


    Be Social with IYAA

    1/300

    Kirim Komentar

    Coba bilang "IYAA~~~"

    Headline News