• ??? ????
  • ??? ????
  • Dian Pelangi Hadirkan Busana Lebaran Warna Netral

    Sat,11 August 2012 | 15:57

       

    DIAN Pelangi selama ini memang terkenal dengan desainnya yang selalu berwarna-warni. Namun untuk menyambut lebaran kali ini, desainer muda tersebut tampil beda dalam rancangannya. Dengan tema Paper Doll, desainer bernama asli Dian Wahyu Utami ini mengeluarkan beberapa karya terbarunya. Sesuai dengan tema  pada rancangannya kali ini, busana-busana dari desainer muda tersebut banyak didominasi oleh warna-warna netral seperti putih dan silver meski tetap ada aksen warna-warna terang yang menjadi ciri khas utamanya. “Jadi memang biasanya Dian Pelangi di bulan biasa selalu warna warni, selalu colorful, pokoknya gaul bangetlah, dan memang itu kan untuk daily wear ya, jadi enggak ada salahnya pada saat lebaran atau puasa kita tampil netral, kembali suci, kembali fitri. Jadi saya pilih semua warna putih tapi tetap dengan ciri khas kita, ada warna-warninya sehingga orang tetap tahu itu bajunya Dian Pelangi,”ujar Dian saat ditemui Okezone usai pergelaran busananya di Skenoo Hall, Gandaria City Mall, Jakarta Selatan, belum lama ini. Dalam koleksinya tersebut, Dian memilih siluet yang hampir sama dalam setiap rancangannya. Sedangkan untuk bahan, anggota termuda APPMI ini lebih banyak memadukan kain sifon dan kain tradisional Songket serta Jumputan yang selama ini menjadi ciri khasnya. “Siluetnya A line, lebar-lebar dan bahannya ada sifon, lame untuk glitter-nya sama ada bahan Songket, juga ada jumputannya dari Palembang,”imbuhnya. Sementara itu, penggunaan aksesoris juga sangat kental melengkapi penampilan rancangannya. Dian mengaku kalau semua yang ditampilkan tidak sembarang dipilih dan merupakan hasil dari handmade. “Itu tie dye semua, jadi handmade, dan aksesorisnya juga aku enggak sembarang pilih. Kalau koleksi kali ini aku pakai aksesoris khas palembang, ukiran dan bandonya itu semua handmade, jadi sampe aksesoris kepala dijahit satu-satu,” terangnya. Dian juga menuturkan bahwa koleksi yang dikeluarkan untuk menyambut lebaran tersebut, secara keseluruhan memang sengaja dibuat yang simple. Pasalnya, ini akan memudahkan para konsumen untuk memadupadankan busana dari label miliknya. “Sekarang buat yang simple aja, karena buat lebaran biasanya mau dari satu rumah ke rumah yang lain, multifungsi desainnya, jadi misalnya draperinya bisa dicopot, bisa dipakai jas lagi, bisa dipakai kardigan lagi, jadi benar-benar sangat bisa di mix n match sehingga kalau jalan dari satu tempat ke tempat lain itu, mereka bisa ada beberapa tampilan gaya,” tuturnya. (ina)

    Be Social with IYAA

    1/300

    Kirim Komentar

    Coba bilang "IYAA~~~"

    Headline News