• ??? ????
  • ??? ????
  • Manajer Paroki

    Mon,28 May 2012 | 14:54

       
    Tag

    pastoralia, St. Ferry Sutrisna Wijaya Pr, manajer, paroki

    HIDUPKATOLIK.com - Buku "Paroki Sebagai Perjanjian" (Parish as a Covenant) yang diterjemahkan Mgr F.X. Hadisumarto OCarm (Dioma, 2005) mengusulkan adanya manajer paroki yang bukan pastor paroki sebagai bagian dari program pengembangan paroki yang ada di Amerika Serikat. Suatu saat ada paroki yang tidak memiliki pastor. Pastor paroki tetangga diangkat merangkap menjadi pastor paroki tersebut. Tentu saja sang pastor tidak mungkin selalu ada di tempat, karena merangkap menjadi pastor paroki di dua paroki.

    Maka, dicari seorang manajer paroki untuk memimpin operasional paroki sehari-hari. Dewan Paroki bersama pastor paroki rapat dan menentukan kriteria manajer paroki yangdiharapkan. Akhirnya, setelah melalui proses seleksi, direkrutlah seorang ibu mantan pemimpin cabang bank untuk menjadi manajer paroki.

    Ternyata, manajer paroki yang baru sanggup memimpin paroki dengan baik. Ia adalah seorang manajer handal. Berbagai program paroki bisa dilaksanakan dengan baik dan lancar di bawah kepemimpinannya. Salah satu idenya adalah tele marketing dari dunia perbankan yang dibawanya. Semua umat yang belum aktif di paroki disapa lewat telepon, jika bersedia, dikunjungi dan diajak aktif di paroki.

    Beberapa orang memang tetap tidak mau aktif. Namun, cukup memberi respons positif dengan mengatakan bahwa mereka belum pernah disapa paroki dan diajak aktif. Selanjutnya, muncul cukup banyak aktivis baru. Manajer paroki yang baru sangat meringankan tugas pastor paroki dan dewan paroki. Paling menarik adalah pastor paroki yang fokus pada tanggung jawab dan pekerjaan yang memang khas pastor. Mereka lebih punya waktu untuk mempersiapkan liturgi dan homilinya. Pastor lebih punya waktu untuk konseling dan menerima umat yang memiliki persoalan hidup.

    Pastor lebih banyak waktu untuk berdoa, kunjungan rumah, dan belajar. Menurut Anies Baswedan, Rektor Universitas Paramadina, mereka yang berhenti belajar tidak lagi berhak mengajar. Santo Yohanes Maria Vianney, pelindung para pastor paroki, yang sering dilecehkan sebagai pastor yang "kurang pandai" (sebenarnya hanya kurang pandai bahasa Latin dan agak gugup jika ujian formal) tiap hari selama satu jam membaca buku teologi.

    Saya pernah dua kali menjadi pastor paroki dan tiga kali menjadi pastor rekan. Saat ini, saya menjadi pastor rekan di Paroki St Paulus Bandung. Selain menjadi pastor rekan, saya juga mempunyai tugas lainnya. Makin lama saya makin menyadari bahwa sebaiknya pastor yang bekerja di paroki adalah pastor yang tidak mempunyai banyak pekerjaan di luar paroki. Kasihan umat parokinya. Saya adalah contoh buruk pastor yang bekerja di paroki, namun sering pergi meninggalkan paroki serta kurang fokus pada pekerjaan di paroki.

    Selain itu, saya semakin yakin bahwa sebaiknya paroki memiliki seorang manajer paroki yang dipilih oleh pastor paroki bersama dewan paroki. Manajer paroki bertanggung jawab pada pastor dan dewan paroki sebagai koordinator pelaksana harian program paroki yang disusun oleh dewan paroki bersama pastor paroki. Urusan sekretariat, toko buku paroki, atau unit kegiatan paroki lainnya juga di bawah koordinasi manajer paroki.

    Dengan sistem manajer paroki yang bukan pastor, maka para pastor akan lebih fokus pada pekerjaan pastoral yang tidak bisa digantikan. Misalnya, pelayanan sakramen, konseling, mempersiapkan homili, dan kunjungan rumah. Dewan paroki juga akan lebih fokus memperhatikan masukan dari umat, memikirkan pengembangan paroki, membangun persaudaraan dan kerjasama dengan masyarakat umum, serta memikirkan bagaimana Gereja semakin mengakar dan berbuah di tengah masyarakat.

    Pastor dan dewan paroki tidak usah sibuk memikirkan soal teknis dan administratif. Misalnya, mengatur pegawai kebersihan, mengurus salinan surat baptis, menghitung uang parkir, mengirim surat, foto copy bahan pertemuan lingkungan, mengelola pegawai gereja dan pastoran. Itu semua ditangani manajer paroki. Dengan fokus pada pekerjaan yang lebih penting, maka paroki juga akan semakin berkembang.

    St. Ferry Sutrisna Wijaya Pr


    Be Social with IYAA

    1/300

    Kirim Komentar

    Coba bilang "IYAA~~~"

    Headline News