• ??? ????
  • ??? ????
  • Honorer Palembang Wajib Tandatangani Pakta Integritas

    Wed,08 January 2014 | 16:36

       
     

    Oleh Nila Ertina

    Palembang, 8/1 (Antara) - Honorer di lingkungan Pemkot Palembang yang akan bekerja kembali diwajibkan menandatangani pakta integritas, untuk meningkatkan kinerja sesuai standar operasional telah ditetapkan.

    "Proses evaluasi terhadap kinerja tenaga honorer masih berlangsung setelah selesai akan dilakukan pemanggilan kembali dan diwajibkan menandatangani pakta integritas," kata Wali Kota Palembang Romi Herton, Rabu.

    Menurut dia, evaluasi kinerja honorer sesuai dengan surat perjanjian kerja (SPK) yang dilakukan setiap tahun.

    Dimana pemkot berkewajiban melakukan evaluasi terhadap kinerja honorer sebagai langkah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sesuai dengan tugas dan fungsi mereka.

    Ia mengatakan, memang baru kali ini dilakukan evaluasi terhadap kinerja honorer di pemkot setempat, padahal idealnya setiap tahun dilaksanakan.

    Evaluasi kinerja tersebut bukan langsung diasumsikan sebagai tindakan pemecatan, tetapi upaya mendorong peran aktif meningkatkan kualitas pelayanan pegawai non PNS itu.

    Dia menjelaskan, kalaupun ada honorer diberhentikan, maka memang hasil evaluasi menunjukan adanya tindakan yang tidak disiplin pegawai non PNS tersebut selama bekerja di satuan kerja perangkat daerah.

    "Saya juga telah menegaskan kepada seluruh SKPD jangan memecat pegawai yang memiliki dedikasi tinggi dan berintegritas," ujarnya.

    Anggota DPRD Palembang dari Fraksi PKS Agus Tridasa mengatakan evaluasi internal terhadap kinerja pegawai Pemkot memang mutlak dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

    "Selama ini, kami selalu mengkritisi APBD Kota Palembang yang selalu lebih besar belanja tidak langsung atau lebih banyak pembayaran gaji pegawai, sehingga biaya langsung untuk pembangunan cenderung lebih kecil," katanya.

    Agus menambahkan, jumlah pegawai pemkot setempat memang tergolong berlebih bahkan dibandingkan dengan Kota Depok yang notabene kota besar berdekatan dengan ibukota negara, lebih dikit jumlah PNS dan honorer.

    Karena itu, evaluasi kinerja sangat diperlukan, tetapi pegawai yang berkualitas dan memang dibutuhkan tetap dipertahankan, katanya.

    (T.KR-NE/B/M. Suparni/M. Suparni) 08-01-2014 16:27:07

    Be Social with IYAA

    1/300

    Kirim Komentar

    Coba bilang "IYAA~~~"

    Headline News