Pedagang Bebas Berjualan di Jalanan Raya

Thu,16 January 2014 | 00:00
PEMERINTAH Kota Palopo membuka peluang kepada para pedagang kaki lima untuk membuka dagangannya di sejumlah titik jalan dalam kota. Kok bisa!WALI Kota Palopo, HM Judas Amir, melalui Asisten II Pemkot Palopo, H Burhan Nurdin, mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan area steril Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day) di tiap hari minggu pagi. Di sini, Pemerintah Kota Palopo membuka peluang kepada para pedagang kaki lima untuk membuka dagangannya di jalanan raya sekitar lapangan Gaspa, Saodenrae, dan depan istana Datu Luwu. Burhan Nurdin mengatakan bahwa area bebas kendaraan yang akan disterilkan adalah Jalan Sultan Hasanuddin, Jalan Balaikota, sebagaian Jalan Opu Tosappaile, Jalan Samiun, Jalan Pattimura, Jalan Ahmad Yani, Jalan Kartini,dan sebagian Jalan Andi Djemma."Selain pedagang kaki lima, kami juga mengajak komunitas-komunitas hobi agar memanfaatkan jalanan kota yang bebas dari kendaraan. Kita akan mulai program ini tanggal 19 Januari 2014, mulai pukul 6 sampai 9 pagi. Ini akan menjadi permanen tiap hari minggunya," kata H Burhan Nurdin.Fasilitas yang disiapkan oleh Pemkot Palopo yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum antarlain spot sepakbola mini, bulutangkis, dan beberapa permainan olahraga rekreasi lainnya.H Burhan Nurdin mengatakan bahwa program hari bebas kendaraan bermotor ini dilakukan dalam rangka meminimalisir penggunaan kendaraan bermotor bagi masyarakat Palopo. Dengan demikian, maka kualitas lingkungan hidup dapat lebih terjamin. H Burhan Nurdin juga mengungkapkan bahwa areal steril kendaraan bermotor ini akan menjadi ruang publik baru tempat berinteraksinya masyarakat khususnya anak-anak muda, yang semakin hari semakin membutuhkan ruang untuk berekspresi."Harapan Bapak Wali Kota adalah agar masyarakat dapat memanfaatkan hari bebas kendaraan bermotor mulai tanggal 19 Januari ini. Launchingnya akan diramaikan dengan berbagai macam kegiatan. Kami mengundang semua elemen masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup sehat dan cinta lingkungan,'' kunci H Burhan Nurdin.(*/ary)
Berita Terkait