• ??? ????
  • ??? ????
  • Pengangkatan Tito Sebagai Kapolda Papua Menuai Protes

    Thu,06 September 2012 | 17:36

       
     

    KBR68H, Jakarta Sejumlah aktivis HAM mempertanyakan keputusan Kepala Kepolisian Indonesia yang mengangkat bekas Kepala Densus 88 Tito Karnavian sebagai Kapolda Papua.

    Menurut koordinator Kontras Haris Azhar, keputusan Mabes Polri tersebut menunjukkan sikap gegabah dalam kebijakan keamanan Papua. Baik dari sisi meredam konflik, maupun menjamin rasa aman warga sipil Papua.

    Pendekatan antiteror tidak bisa serta merta digunakan untuk menjawab persoalan keamanan di Papua, jelas Haris.

    Pendapat senada disampaikan Direktur Eksekutif Imparsial Poengky Indarti, menempatkan figur bekas Kepala Densus 88 dan Deputi BNPT di Papua akan memunculkan tafsir khusus, bahwa pendekatan kekerasan untuk menindak protes-protes damai, hingga tuduhan-tuduhan separatisme di Papua, seolah memperoleh keabsahan.

    Namun kami masih berharap pada Tito, dia harus buktikan kepada publik, bahwa dia bukan sekadar mantan Kepala Densus 88, tambah Poengky.

    Awal pekan ini Mabes Polri mengumumkan mutasi sejumlah perwira tinggi di jajarannya. Salah satu nama yang menarik perhatian adalah Tito Karnavian (Akpol 1985), yang ditetapkan sebagai Kapolda Papua. Adapun jabatan Tito sekarang adalah Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme). Nama Tito mulai menjulang ketika dipromosikan sebagai Kepala Densus 88, akhir November 2009.


    Be Social with IYAA

    1/300

    Kirim Komentar

    Coba bilang "IYAA~~~"

    Headline News