• ??? ????
  • ??? ????
  • Suaidi Marasabessy Dapat Restu dari SBY

    Sat,25 August 2012 | 00:05

       

    AMBON - Mantan Kepala Staf Umum TNI, Letjen TNI (Purn) Suaidi Marasabessy diam-diam ternyata telah berkomunikasi dengan Ketua Pembina Partai Demokrat yang juga Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait keinginannya untuk maju bertarung di Pilkada Maluku tahun 2013 mendatang.

    Bukan itu saja bahkan saat bertemu SBY, Marasabessy telah diminta oleh SBY untuk bersiap diri menghadapi  pesta demokrasi terbesar di Maluku  itu. “Saya memang telah diminta untuk siap mengikuti Pilkada Maluku 2013, dan waktu itu saya menjawab semuanya sangat tergantung pada keinginan dan kebutuhan rakyat Maluku, apakah masih memerlukan orang seperti saya atau tidak,” kata Marasabessy, kepada RADAR AMBON, Kamis 23 Agustus.

    Terkait perebutan rekomendasi di Partai Demokrat yang menjadi incaran sejumlah kader terbaik Partai Demokrat termasuk Ketua Terpilih DPD Partai Demokrat Maluku, Abdullah Vanath, kata mantan Pangdam Wirabuana ini, dukungan dari Partai Demokrat bagi dirinya sangat mudah diperoleh, apalagi kapasitasnya sebagai anggota Dewan Pembina serta Wakil Ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat

    “Pada saatnya nanti saya akan minta dukungan Partai Demokrat bila ada dukungan rakyat Maluku untuk saya maju dalam Pilkada Gubernur Maluku. Sebagai anggota Dewan Pembina Partai Demokrat dan Wakil Ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat untuk mendapatkan restu relatif tidak sulit,” yakin Marasabessy.

    Mengenai komunikasinya dengan Edison Betaubun, untuk berpasangan di Pilkada Maluku, kata Marasabessy,  komunikasi tersebut sudah sejak lama berlangsung. “Komunikasi saya dengan Pak Edison Betaubun memang sudah kami lakukan sejak lama. Bahkan komunikasi itu sudah berlangsung sebelum Pilkada Gubernur Maluku tahun 2008 lalu. Tetapi karena saat itu ada yang meminta saya supaya tidak maju, maka saya tidak mencalonkan diri dalam Pilkada Gubernur Maluku 2008,” tandas Marasabessy, yang menambahkan untuk memilih pendamping, masih butuh waktu, karena lebih melihat hasil survey.

    Tapi pada prinsipnya antara kepala daerah dan wakil kepala daerah harus merepresentasikan lintas SARA dengan memperlihatkan kepemilikan konsep membangun Maluku serta punya kompetensi, karakter, kepemimpinan dan jaringan lokal dan nasional. “Sukur-sukur punya juga jaringan internasional,”  tegas Marasabessy.  (CR1)


    Be Social with IYAA

    1/300

    Kirim Komentar

    Coba bilang "IYAA~~~"

    Headline News