• ??? ????
  • ??? ????
  • Seleksi Anggota Kpu Ntb Belum Rampung

    Fri,10 January 2014 | 14:24

       

    Mataram, 10/1 (Antara) - Seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat periode 2013-2018 belum rampung, meskipun pelaksanaan Pemilu 2014 tinggal tiga bulan lagi.

    "Memang belum rampung, karena ada tambahan item seleksi yakni uji kesehatan rohani saat proses seleksi sudah menghasilkan 10 nama untuk menjalani `fit and proper test`, dan proses itu ranah pusat," kata Kabag Hukum Teknis dan Humas KPU NTB Mars Anshory Wijaya, ketika dikonfirmasi di Mataram, Jumat.

    Sejak 26 November 2013, KPU pusat mengambil alih tugas komisioner di Provinsi NTB yang akan berakhir masa jabatannya pada 25 November 2013, namun belum ada penggantinya.

    Proses seleksi calon anggota KPU NTB itu dilakukan oleh tim seleksi yang dibentuk KPU Provinsi NTB. Tim seleksi itu diketuai Prof DR H Agil Al Idrus MSi.

    Peminat calon anggota KPU Provinsi NTB sampai tahapan pendaftaran hari terakhir yakni 7 November 2013 lebih dari 110 orang, namun yang lolos seleksi administrasi sebanyak 102 orang.

    Selanjutnya, tahapan tes kesehatan kemudian ujian tulis, tes psikokologi, wawancara awal, lalu ujian tulis dan wawancara akhir hingga penetapan 10 besar calon anggota KPU NTB, guna mengikuti "fit and proper test" dan lima orang anggota KPU NTB yang dinyatakan lulus akan ditetapkan dan dilantik.

    Sebanyak 10 orang calon anggota KPU NTB itu yakni Lalu Aksar Ansory SP (mantan anggota KPU Provinsi NTB), H Ilyas Sarbini SH (mantan anggota KPU Provinsi NTB), Yan Marly (mantan Ketua Panwaslu NTB), Agus MSi (mantan Ketua KPU Kabupaten Lombok Tengah), M Hidayatullah SE (mantan anggota KPU Kabupaten Lombok Timur), Suhardi Saud SE (mantan Ketua KPU Kabupaten Sumbawa).

    Selanjutnya, Dr H Sirojul Munir SH MH (mantan Asisten I Setda NTB), Hesty Rahayu ST MM dan Joyo Supeno SPd, dan Rusdianto ST.

    Semula, "fit and proper test" dijadwalkan 12-14 Desember 2013, dan pelatikan anggota KPU NTB terpilih pada 17 Desember 2013, namun semuanya terulur karena ada pihak yang keberatan.

    Sejumlah calon anggota KPU NTB yang gugur dalam proses menghasilkan 10 besar, mengajukan keberatan.

    Materi keberatan yakni tidak dilakukannya uji kesehatan rohani, atau hanya kesehatan jasmani saja.

    KPU Pusat kemudian menyikapi masalah tersebut, dengan mengutus tim ke NTB untuk mengklarifikasi, hingga dilakukan uji kesehatan rohani yang dilakukan 31 Desember 2013.

    Dari 102 orang calon anggota KPU NTB yang lolos seleksi administrasi dipanggil mengikuti uji kesehatan rohani, dan 80 orang bersedia hadir, namun saat pelaksanaan tes hanya 70 yang mengikutinya.

    Dari 70 orang peserta uji kesehatan rohani itu, 18 orang diantaranya merupakan peserta yang dulunya sudah sampai 20 besar.

    Namun, hingga kini belum ada kejelasan proses lanjutan pascauji kesehatan rohani itu, sehingga jadwal "fit and proper test" untuk 10 calon anggota KPU NTB guna menghasilkan lima orang juga ikut terulur.

    "Kami berharap, prosesnya segera rampung. Ada baiknya sampai pertengahan Januari ini, agar proses `fit and proper test` calon anggota KPU kabupaten/kota di wilayah NTB juga dapat dilakukan akhir Januari atau awal Februari. Kalau terus terulur bisa timbul masalah baru karena Pemilu Legislaatif dijadwalkan 9 April 2014 atau tiga bulan lagi," ujar Anshory.


    Zita Meirina


    (T.A058/B/Z. Meirina/Z. Meirina) 10-01-2014 14:08:32


    Be Social with IYAA

    1/300

    Kirim Komentar

    Coba bilang "IYAA~~~"

    Headline News