Presiden Minta Polri Netral Amankan Pemilu 2014

Mon,01 July 2013 | 10:16

   

Depok (ANTARA) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk bisa bersikap netral dalam pengamanan Pemilu 2014.

"Saya harap Polri dapat ikut cegah terjadinya pelanggaran hukum, dapat mengamankan kegiatan kampanye dan pemungutan suara serta tetap netral," kata Presiden dalam amanatnya di upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-67 di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Senin.

Diingatkan Presiden yang bertindak sebagai inspektur upacara itu bahwa jajaran Polri juga harus siap mengamankan dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat dalam seluruh rangkaian kegiatan Pemilu 2014.

Tugas itu harus dilakukan selain kewajiban tugas utama sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban umum.

"Petik pelajaran dari Pemilu 2004 dan 2009 agar dalam Pemilu 2014 mendatang Polri betul-betul siap, mampu bertindak profesional dan proporsional dan sekali lagi, tetap bersikap netral," katanya.

Kepala Negara juga mengajak segenap warga untuk turut serta menjaga keamaann dan ketertiban demi Pemilu yang aman, tertib dan damai.

Dikatakannya, Pemilu yang aman, tertib dan damai bukan hanya ada di pundak Polri, melainkan tanggung jawab bersama.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Inspektur Upacara pada Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-67 "Sinergitas Kemitraan dan Anti KKN Wujudkan Pelayanan Prima, Gakkum dan Kamdagri Mantap Sukseskan Pemilu 2014".

Komandan upacara Kasat Brimob Polda Riau, Kombes Pol Nasrudin Zulkifli dengan peserta upacara terdiri dari lima batalyon.(rr)

NNNN

Be Social with IYAA

1/300

Kirim Komentar

Coba bilang "IYAA~~~"