Ketua KY: Hakim di Indonesia Lemah Teori Hukum

Mon,11 February 2013 | 14:03

   

MAKASSAR, FAJAR -- Ketua Komisi Yudisial (KY), Prof Dr Eman Suparman, membeberkan kelemahan hakim di Indonesia. Dia menyebut, dari hasil pengkajian yang dilakukan baru-baru ini, kualitas hakim yang beracara selama ini, masih lemah dalam hal penguasaan teori hukum.

Padahal, kata dia, penguasaan ini penting untuk mengkaji sebuah perbuatan hukum. Apalagi untuk menjadi hakim agung, seharusnya seorang hakim agung paham dengan teori hukum.

"Makanya sekarang itu, hakim-hakim diminta agar bersekolah. Supaya penguasaan teorinya bagus. Ke depan dibutuhkan hakim agung yang tidak hanya pandai membaca amar putusan, tetapi juga mampu menerapkan teori hukum dengan baik," ujar Eman dalam sosialisasi dan penjaringan calon hakim agung di PT TUN Makassar, Senin 11 Februari. (arm)


Be Social with IYAA

1/300

Kirim Komentar

Coba bilang "IYAA~~~"