Anak Putus Sekolah Timbulkan Bibit Baru Kemiskinan

Sun,28 October 2012 | 08:46

   

Padang, 28/10 (ANTARA) - Masih tingginya tingkat putus sekolah di kalangan anak-anak usia sekolah di suatu daerah dapat menimbulkan bibit kemiskinan baru di daerah itu. Tingkat putus sekolah itu merupakan salah satu identifikasi masalah kemiskinan di sejumlah daerah, termasuk di Kota Padang, kata Ketua Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Padang, Muharlion di Padang, Minggu.


Selain tingkat putus sekolah, masalah terkait kemiskinan lainnya adalah relatif masih tingginya pengangguran di Kota Padang, tambahnya.
Akan tetapi, menurut dia, di beberapa kelurahan di Kota Padang belum terlihat upaya nyata dan terpadu untuk menanggulangi masalah pengangguran, putus sekolah dan kemiskinan.


Ia mengatakan, peningkatan kesejahteraan masyarakat merupakan salah satu tugas dan tanggung jawab negara dan daerah yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Namun, tambahnya, sebaiknya pelaksanaan tanggung jawab itu di daerah terlebih dahulu harus diatur dengan sebuah Peraturan Daerah (Perda). Hal ini dimaksudkan agar pengelolaan dana untuk kegiatan tersebut mendapat kejelasan dan kepastian untuk memberikan pelayanan yang berkualitas dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Sehubungan dengan itu, Komisi IV DPRD Padang berinisiatif mengajukan Rancangan Perda tentang peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis kelurahan. Ranperda itu telah diajukan kepada pimpinan DPRD Padang dan saat ini dalam pembahasan legislatif bersama Pemkot Padang untuk selanjutnya dapat disahkan menjadi Perda, katanya.


Ia menambahkan, tujuan utama Perda itu nantinya, untuk mengetahui dan mengkaji permasalahan dihadapi masyarakat dan Pemkot Padang yang berkait dengan kelemahan pengelolaan keuangan dan potensi sumber daya di tingkat kelurahan dan keadaan kesejahteraan rakyat di daerah itu. (H014/b) (T.H014/B/F001/F001) 28-10-2012 08:25:04 NNNN


Be Social with IYAA

1/300

Kirim Komentar

Coba bilang "IYAA~~~"