Warga Transmigrasi Halmahera Tinggalkan Lokasi

Sat,27 October 2012 | 14:16
Ternate, 27/10 (ANTARA) - Sejumlah warga transmigrasi Maidi, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara, meninggalkan lokasi permukiman karena lahan yang mereka tempati tidak cocok untuk bercocok tanam dan jaminan hidup belum juga diberikan.
Salah seorang warga trans Maidi, Hanafi Hasan mengatakan di Ternate, Sabtu, mereka belum menerima jaminan hidup untuk jatah enam bulan terakhir.
Selain itu rumah yang yang diberikan tidak layak huni karena dinding rumahnya sudah berlubang dan lahan pertanian yang sempit dengan ukuran 25x25 meter persegi.
Soal jaminan hidup, katanya, Kepala KUPT menyebutkan bahwa jadup tidak akan dibagikan lagi kepada warga, alasannya ke-25 warga trans lokal tersebut tidak menempati rumah di lokasi trans Maidi.
Hanafi juga mengakui jadup yang tidak dibagikan kepada warga trans tersebut sengaja dijual oleh pihak KUPT ke warung-warung. Hal ini sudah berulang kali disampaikan kepada Pemda dan Kadis Nakertrans bahkan DPRD, tetapi tidak ada tanggapan sama sekali.
Selain itu, warga trans juga diintimidasi oleh pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengambil keuntungan, sehingga warga trans tidak berani buka mulut kepada media massa terkait sikap Pemkot dan Nakertrans Tikep selama tiga tahun terakhir ini.
"Namun hal ini tidak lantas membuatnya takut untuk terus membongkar kebohongan yang dilakukan secara berjamah, termasuk ketidak jelasan jadup untuk 200 kepala keluarga (KK) di trans Maidi," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Transmigrasi Kota Tikep Damhar Fathun ketika dikonfirmasi mengenai keluhan para warga trans tersebut membantah hal itu.
Karena menurutnya, rumah di lokasi trans Maidi layak di tempati dan lahannya juga sangat baik untuk dijadikan tempat berkebun dan buktinya 200 KK yang ada di lokasi trans Maidi cukup sejahtera.
Sementara untuk masalah jatah hidup selama enam bulan sudah diselesaikan sejak tujuh bulan lalu dan tidak ada masalah lagi, jelas Damhar. (T.KR-AF/27-10-2012)
(T.KR-AF/B/R007/R007) 27-10-2012 14:22:50 NNNN
Berita Terkait