Bekas Dirut PT KAI Dituntut 12 Tahun Penjara

Tue,16 October 2012 | 08:33

   

KBR68H, Bandung - Bekas Direktur Utama dan Bekas Direktur Keuangan PT. Kereta Api dituntut masing-masing 12 tahun penjara.


Ronny Wahyudi dan Achmad Kuntjoro juga didenda Rp500 juta. Kedua diduga terlibat korupsi penyertaan modal senilai Rp100 Milyar fiktif dengan PT Optima Kharya Capital Management (OKCM) pada tahun 2006. Menanggapi tuntutan ini, Kuasa Hukum Wa Ode Zaenab, Ronny menganggap tuntutan jaksa merupakan kriminalisasi atas kliennya.

"Yang menentukan bahwa yang disetujui adalah OKCM, itu adalah komisaris itu fakta hukum. Pertama itu ya, jadi tidak ada yang namanya mainefare atau tidak adanya keinginan atau itikad apa pun dari Ronny Wahyudi agar OKCM yang dipilih dan fakta persidangan bahwa Ronny Wahyudi tidak se sen pun dari perjanjian ini. Artinya kalau dikaitkan dengan perbuatan melawan hukum tidak ada perbuatan hukum dalam hal ini ," katanya usai sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Tipikor, jalan RE. Martadinata, Bandung.

Kuasa hukum bekas Direktur Utama PTKA, Wa Ode Zaenab menyanggah tuntutan jaksa yang menilai perjanjian penyertaan modal melanggar AD/ART perusahaan milik negara.

Kata Wa Ode penyertaan modal merupakan keputusan dari komisaris perusahaan, bukan keputusan pribadi Direktur Utama mau pun Direktur Keuangan. Sebelumnya Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menganggap kegiatan itu melanggar ketentuan administrasi. Alasannya, karena laba yang dihasilkan dianggap memperkaya perusahaan. Sidang lanjutan dugaan korupsi ini sendiri bakal dilanjutkan 22 Oktober 2012 mendatang di Pengadilan Negeri Tipikor Bandung dengan agenda pembelaan terdakwa.


Be Social with IYAA

1/300

Kirim Komentar

Coba bilang "IYAA~~~"