WASPADA ONLINE
JAKARTA - Sepekan setelah membuka pendaftaran, Komisi Yudisial (KY) baru mencatat calon hakim agung (CHA) sebanyak lima orang. Padahal, KY pada seleksi CHA kali ini sudah maksimal menjaringnya.
Juru bicara KY, Asep Rahmat Fajar mengungkapkan, dari lima calon yang sudah melakukan pendaftaran tiga CHA berasal dari kalangan nonkarier, dan dua CHA karier. Kelima pendaftar tersebut terhitung hingga Kamis kemarin. "Sampai kemarin yang mendaftar sudah lima orang, dua karier, dan tiga nonkarier," jelasnya, saat dikonfirmasi wartawan, hari ini.
Meski terbilang minim, lanju Asep, KY tetap optimistis nantinya CHA yang mendaftar akan banyak. Sebab, berdasarkan pengalaman sebelumnya yakni pada seleksi tahun lalu, peserta yang mendaftar biasanya melakukannya pada akhir-akhir penutupan pendaftaran. "Biasanya pendaftaran akan cukup banyak menjelang akhir penutupan pendaftaran," kata dia.
KY sendiri dalam hal ini berupaya secara maksimal dalam menjaring peserta CHA. Salah satunya dengan aktif menjemput bola ke tempat-tempat potensial. Baik ke pengadilan, perguruan tinggi hingga ke praktisi hukum di beberapa daerah seperti di Surabaya, Bandung, Aceh, dan Ambon.
"Tempat-tempat yang dianggap memiliki potensi CHA dalam jumlah besar dan belum mendapat kesempatan dilakukan sosialiasi, dan penjaringan di seleksi sebelumnya, baik pengadilan, akademisi maupun praktisi," tutur Asep.
Sebelumnya, Komisioner Bidang Rekrutmen Hakim Taufiqurrahman Syahuri menjelaskan, pihaknya membuka seleksi CHA periode kedua pada 2012. Seleksi dibuka selama dua pekan, 8 hingga 28 Juni 2012 mencakup seleksi administrasi, kualitas, kepribadian, kesehatan dan wawancara akhir.
Syahuri mengakui bahwa, KY agak kesulitan untuk mencari 15 CHA terbaik karena nilai dan standarnya agak dipaksakan. Sebab, jika dalam prosesnya tidak menemukan CHA terbaik pihaknya memutuskan untuk tidak memaksakan diri. "Ini kan mencari hakim bukan supir bus, tapi harapan kami mudah-mudahan terpenuhi," tambahnya.
Untuk diketahui, Komisi III DPR pada awal Mei lalu mengembalikan 12 calon yang disodorkan KY. Alasannya, 12 CHA tersebut dianggap tidak memenuhi kuota dari 15 CHA yang seharusnya diserahkan.
(dat18/inilah/wol)

Be Social with IYAA