• ??? ????
  • ??? ????
  • Jika Anas Lengser, Tamparan Buat SBY

    Sun,17 February 2013 | 02:48

       
    Tag

    Anas, SBY, Anas Urbaningrum, Kisruh Demokrat

    WASPADA ONLINE

    JAKARTA - Upaya melengserkan Anas Urbaningrum lewat Rapimnas Partai Demokrat akan menampar wajah Susilo Bambang Yudhoyono. Hal itu dikatakan mantan politisi Partai Demokrat, Zaenal Maarif, kepada wartawan, hari ini.

    "Kalau dijadikan ajang pelengseran Anas maka Partai Demokrat akan terpecah, legitimasi masih di tangan Anas Urbaningrum," kata bekas Wakil Ketua DPR itu.

    Jika hal itu dipaksakan, Demokrat versi SBY menurut UU Parpol akan disebut sebagai "partai sempalan", yaitu partai yang lahir dari perpecahan dengan induk partai.

    "Demokrat akan menjadi dua, sah dan ilegal. Demokrat versi SBY yang tidak sah atau ilegal alias sempalan," ucap pendiri Partai Bintang Reformasi ini.

    Lewat delapan butir solusi yang dibacakan SBY sendiri (Jumat, 8/2), SBY sempat berharap sekaligus memberi sinyal kepada KPK untuk menetapkan Anas Urbaningrum sebagai tersangka korupsi sebelum Rapimnas digelar 17 Februari (besok).

    Butir ketujuh solusi itu berbunyi: "Sementara langkah penyelamatan diambil Ketua Majelis Tinggi, Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum diberi kesempatan untuk memfokuskan diri menghadapi masalah dugaan hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi. Partai Demokrat siap memberi bantuan hukum kepada Anas".

    "Mengharapkan KPK segera tangkap Anas dalam 10 hari ke depan seperti meraup angin. Lalu, kalau memaksakan Rapimnas melengserkan Anas, akan terjadi sesuatu yang lucu, Presiden kita berasal dari partai sempalan," katanya.

    "Kalau itu sampai terjadi maka skor 2-0 untuk Anas, rakyat akan tertawa," pungkasnya.

    Seluruh kader Demokrat diimbau untuk selalu loyal kepada Ketua Majelis Tinggi yang adalah pendiri Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, dalam rangka penataan kembali kepengurusan Demokrat.

    "Agar kita bisa mengejar elektabilitas yang anjlok, semua kader harus setuju dibersihkan dari hulu ke hilir," tegas fungsionaris bidang Komunikasi Publik Partai Demokrat, Solon Sihombing, kepada wartawan di Jakarta, hari ini.

    Mantan wartawan Indonesian News Channel (INC TV USA) itu mengatakan, alangkah lebih baik bila Anas Urbaningrum legowo mundur seperti halnya bekas Sekretaris Dewan Pembina Demokrat, Andi Mallarangeng, usai ditetapkan sebagai tersangka kasus Hambalang.

    Menurut Solon, langkah mundur akan lebih terhormat dan mendapat sanjungan dari semua kader partai. "Kalau Anas mundur, kita angkat dia menjadi pahlawan demokrasi, tokoh muda yang akan menjadi panutan politisi muda lainnya," ungkap Solon.

    Untuk ke depan, Solon sangat berharap Demokrat bisa kembali menjadi partai yang berjaya bersama SBY.
    (dat06/rmol)




    WARTA KARTUN

    Be Social with IYAA

    1/300

    Kirim Komentar

    Coba bilang "IYAA~~~"

    Headline News