• ??? ????
  • ??? ????
  • Misteri Harta Karun Ir Soekarno Booming

    Fri,21 December 2012 | 09:56

       

    WINA,FO – Misteri harta
    karun milik Presiden RI Pertama Ir Soekarno mendadak booming di Austria.
    Salah satu koran tertua di negara tersebut, Kronen Zeitung, menerbitkan
    berita tentang harta proklamator Indonesia itu sebesar USD 545 juta
    yang tersimpan di Bank Swiss. Tidak hanya satu edisi, Kronen Zeitung
    mempublikasikan dua artikel tentang harta Soekarno pada edisi Senin, 17
    Desember dan Rabu, 19 Desember.



    Yang membuat artikel tersebut bernilai tinggi adalah adanya pernyataan
    dari seorang mediator bernama Gustav Jobstmann yang yakin dapat membantu
    mendapatkan harta bernilai lebih dari setengah miliar dolar itu. Pria
    asal Austria ini meyakini bahwa dirinya bisa membantu keluarga Soekarno
    mendapatkan harta tersebut dari Bank di Swiss. Gustav juga mengatakan
    bahwa dirinya sudah melakukan kontak dengan Seno Edy Soekanto, keluarga
    Bung Karno. Namun dalam artikel tersebut, Gustav meminta persyaratan
    yang harus disetujui pihak keluarga Soekarno, yakni menggunakan harta
    tersebut untuk diinvestasikan di Austria.



    Mengetahui pemberitaan tersebut, INDOPOS (JPNN Grup) mengontak langsung
    Klaus Loibnegger, wartawan Kronen Zeitung yang menulis artikel tersebut.
    Menurut Klaus, Gustav merupakan sosok yang kredibel dan bisa dipercaya.
    Sebagai wartawan, Klaus juga tidak ingin menyajikan berita tanpa data
    dan fakta valid.



    "Saya mewawancara Gustav sekitar satu minggu lalu. Saya melihat banyak
    dokumen yang ditunjukkan dia. Gustav tidak mungkin sembarangan
    memberikan data atau dokumen kepada wartawan, karena ini menyangkut
    kredibilitas dia sendiri. Jadi, kalau Gustav mengatakan bahwa dirinya
    memiliki dokumen yang bisa membantu mendapatkan harta Soekarno, saya
    percaya dia bisa," terang Klaus kepada INDOPOS (JPNN Grup) saat
    ditanyakan perihal artikel yang dimuatnya di edisi Senin dan Rabu.



    Saat ditanya mengenai validitas dokumen yang dimiliki Gustav, Klaus
    buru-buru menegaskan dirinya tidak memiliki kapasitas untuk menjawab
    pertanyaan tersebut. Namun, dari kaca mata seorang wartawan, Klaus punya
    keyakinan bahwa dokumen-dokumen yang dilihatnya dari tangan Gustav
    adalah orisinal.



    "Saya bukan ahli dalam urusan meneliti dokumen. Tapi yang tadi saya
    katakan, kredibilitas Gustav yang membuat saya percaya kalau dia
    memiliki dokumen yang bisa membantu masalah harta Soekarno," tandasnya.



    Untuk meyakinkan pernyataannya, Klaus mengajak koran ini untuk datang ke
    redaksinya pada Jumat (21/12) besok. Dia akan mempertemukan INDOPOS
    (JPNN Grup) dengan sang mediator, Gustav Jobstmann. "Gustav siap
    diwawancara dan dia terbuka sekali. Nanti Anda bisa tanya langsung
    kepada Gustav perihal apapun terkait isu ini," ungkap Klaus.



    Menanggapi pemberitaan harta Soekarno di Kronen Zeitung, pihak KBRI/PTRI
    Wina melalui Kepala Fungsi Pensosbud, Djati Ismojo mengatakan bahwa
    harta Soekarno merupakan masalah pribadi atau individu. "Sah-sah saja
    jika ada yang klaim bisa membantu atau memiliki dokumen asli. Itu (soal
    harta) kan urusan personal atau pribadi, bukan pemerintah," ungkap Djati
    Ismojo kepada INDOPOS (JPNN Grup).



    Lebih dalam dikatakan Djati, pihaknya sudah mengontak KBRI Bern, Swiss,
    untuk mengonfirmasi isu yang mengatakan bahwa ada Bank di Swiss yang
    menyimpan harta Soekarno sebesar lebih dari setengah miliar dolar.
    "Pihak KBRI di Swiss sendiri mengecek ke bank yang dimaksud. Tapi mereka
    tidak menemukan adanya harta milik Presiden Soekarno," tukas Djati.


    Sekadar informasi, harta Soekarno yang dikabarkan berjumlah triliunan
    rupiah di Bank Swiss sudah lama beredar. Bahkan, ini bukan kali pertama
    pihak KBRI di Eropa mendapatkan kabar perihal ditemukannya dokumen asli
    yang bisa membantu mengambil uang tersebut. Sejauh ini, dokumen-dokumen
    yang muncul di internet ditengarai hasil manipulasi atau palsu. (jpnn)


    Be Social with IYAA

    1/300

    Kirim Komentar

    Coba bilang "IYAA~~~"

    Headline News