• ??? ????
  • ??? ????
  • Pasangan Kaya di AS Perlakukan WNI seperti Budak?

    Wed,25 July 2012 | 23:28

       

    Mereka mengurung Sulastri dan memberlakukan kerja paksa kepadanya. Sulastri langsung menggugat pasangan Rose dan Lawrence Halsey karena atas perlakuan itu. Pasangan Halsey juga dituduh tidak memberikan gaji yang baik pada perempuan asal Bali itu selama bekerja antara tahun 2005 hingga 2008. Pasangan Halsey merekrut Sulastri lewat seorang perantara dari Indonesia untuk bekerja di rumahnya yang terletak di Hamptons, New York. Pada awalnya Sulastri dijanjikan penghasilan perbulan sebesar USD450 atau sekira Rp4,2 juta dengan jam kerja normal. Menurut Sulastri, janji-janji yang diutarakan majikannya tidak direalisasikan. Sulastri dipaksa bekerja 15 jam sehari dengan gaji Rp3,3 juta perbulan. Demikian, seperti diberitakan New York Post, Rabu (25/7).Sulastri juga mengatakan bahwa dirinya dipaksa untuk tidur di kamar kecil, dan hanya diberikan sisa makanan, serta hot dog. Tidak ada pendingin atau penghangat ruangan di kamar Sulastri dan perempuan itu terpaksa bertahan hidup dengan cuaca yang sangat panas atau terlalu dingin. Perempuan asal Pulau Dewata itu juga mengeluh ketika pasangan Halsey mengatakan kepadanya, tidak ada yang gratis di Amerika. Selama bekerja, Sulastri juga mengklaim, dirinya dilarang menelpon saudaranya yang ada di rumahnya, paspornya pun ditahan. Selain itu, Sulastri juga dipaksa membayar Rp28 juta bila ingin pulang.Hingga saat ini, belum ada komentar dari keluarga Halsey mengenai gugatan Sulastri. Lawrence Halsey juga tidak bisa dihubungi.(AUL)

    Be Social with IYAA

    1/300

    Kirim Komentar

    Coba bilang "IYAA~~~"

    Headline News