• ??? ????
  • ??? ????
  • Kabut Asap di Riau: Warga Harus Mengungsi!

    Fri,14 March 2014 | 15:48

       

    IYAA.com - Asap tebal menyelimuti seluruh wilayah Riau, dengan pusat terparah terletak di kota Dumai, Riau. Pembakaran ilegal hutan Riau yang terjadi sejak awal bulan lalu menjadi penyebab utamanya. Dan hingga kini, telah ditetapkan 40 orang tersangka penyebab kebakaran hutan tersebut, namun belum diketahui apakah mereka petani biasa atau memiliki hubungan dengan perusahaan-perusahaan besar.

    Asap tebal karena pembakaran hutan membuat kualitas udara di Provinsi Riau semakin memburuk serta membuat jarak pandang terus menurun hingga hanya 100 meter saja. Beberapa sekolah bahkan terpaksa ditutup serta banyak anak-anak dan orang tua yang memenuhi klinik serta rumah sakit karena meningkatnya korban yang menderita penyakit paru-paru. Menurut data yang dilaporkan Zainal Arifin, Kepala Pimpinan Pusat Kesehatan Riau, ada lebih dari 53.000 orang yang dilaporkan memiliki masalah pernapasan dan iritasi mata.

    Tidak hanya itu, bahkan masyarakat Riau terancam akan menderita kelainan otak dan kanker paru-paru jika tidak segera meninggalkan Riau dan sekitarnya. Namun yang menjadi masalah adalah, minimnya jarak pandang membuat semua penerbangan dari dan menuju Riau terpaksa dibatalkan. Beberapa warga melakukan pengungsian mandiri melalui jalur darat untuk memngungsikan sanak-keluarga mereka yang masih bayi, anak-anak dan wanita hamil.

    Menurut Ditjen PHKA Kementerian Kehutanan,Raffles Brotestes Panjaitan, ada 42 titik panas telah terdeteksi melalui satelit yang melintasi Provinsi Riau, dan ada 13.000 hektar lahan yang terbakar sejak awal bulan lalu. Kabut asap yang menyelimuti Provinsi Riau ikut tersebar ke wilayah sekitarnya,seperti Sumatra Barat.

    Tebalnya kabut asap di provinsi Riau bahkan dikabarkan turut mempersulit pencarian kapal Malaysia Airlines yang hilang, yang sayangnya lebih banyak menarik perhatian media dan terutama Presiden SBY sendiri. Presiden memang telah mengungkapkan keprihatinannya melalui akun twitternya, namun sayangnya belum ada langkah nyata dari presiden untuk itu. Tetapi Pasukan TNI telah melakukan usaha terbaiknya dengan berhasil menangkap orang-orang yang diduga sebagai pelaku, tetapi untuk saat ini, melakukan tindakan untuk segera mengungsikan para penduduk Provinsi Riau menjadi hal yang sangat diharapkan.


    (dari berbagai sumber. Foto: Antara)


    Be Social with IYAA

    1/300

    Kirim Komentar

    Coba bilang "IYAA~~~"

    Headline News